Friday, 23 February 2018

Allah memperhatikan Saudara! Dia mau datang untuk Saudara.

“Tetapi waktunya akan tiba dan sedang tiba, bahwa penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Allah dalam ruh dan kebenaran, karena Allah mencari penyembah-penyembah yang demikian. Allah itu Ruh, dan siapa menyembah Dia, ia harus menyembah-Nya dalam ruh dan kebenaran” Surah Yahya 4:23-24.

Kita tidak dapat menjadi penyembah yang benar karena telah berdosa.Dosa telah memisahkan kita dari Allah sehingga kita tidak dapat mengenal-Nya.

Kitab Suci menyatakan bahwa Adam dan Hawa telah berdosa karena memakan buah yang dilarang Allah, sehingga mereka dihukum. Mereka diusir dari Taman Firdaus karena sekali berbuat dosa. Semua perbuatan baik selama hidup tidak dapat membebaskan mereka dari hukuman Allah. Bagaimana dengan kita yang banyak berbuat dosa?

Tetapi karena rahmat-Nya kepada kita, Allah telah menyediakan satu jalan bagi kita untuk mengenal-Nya melalui seorang utusan-Nya yang diikuti dengan tanda-tanda ajaib. Dia dilahirkan oleh seorang perawan, dan tidak pernah berdosa. Dia menyembuhkan orang yang berpenyakit sopak/kusta, bahkan menghidupkan orang mati. Dia mengetahui kapan ia meninggal dan hidup kembali. Dialah yang dipilih Allah menjadi hakim pada akhirat. Adakah orang seperti dia? Dialah yang disediakan Allah untuk menjadi jalan yang lurus sebagai Pengantara Allah dan manusia.

Kitab Suci menyatakan bahwa Pengantara itu sekarang hidup bersama-sama dengan Allah dan bersyafaat bagi kita. Pengantara itu adalah Isa Al-Masih, putera Maryam. Isa Al-Masih berkata, "Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tak seorang pun datang kepada Allah kecuali melalui aku" Surah Yahya 14:6.

Allah ingin menjangkau Saudara dan menolong Saudara menjadi seorang penyembah yang benar. Jika Saudara ingin mempunyai hubungan dengan Allah, berdoalah demikian:

“Ya Allah, Ya Tuhan, Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hari ini saya mengakui segala dosa yang pernah saya lakukan. Saya mohon, ya Allah, agar Engkau mengampuni dosa saya. Saya mohon, ya Allah, agar saya dapat mengenal Engkau. Saya mengundang dan meminta Isa Al-Masih untuk menjadi Pengantara saya dan Engkau. Amin.”

Wednesday, 14 February 2018

TIDAK MENGAMPUNI TETAP SELAMAT...

TIDAK PERLU MENGAMPUNI

Matius 6:14-15 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." Shalom Keluarga Yesus, benarkah kita telah mengampuni kesalahan orang terhadap kita ? Kenapa kita harus mengampuni? Karena Firman Tuhan katakan bahwa jika kita tidak mengampuni kesalahan orang, maka Bapa di Sorga juga tidak mengampuni kesalahan kita. Apakah tandanya kalau kita sudah mengampuni? 1. Kalau kita tidak lagi menyimpan kepahitan terhadap orang yang telah menyakiti hati kita berarti kita sudah mengampuni. (Efesus 4:31) 2. Kalau kita tidak lagi menyimpan kesalahan orang terhadap diri kita berarti kita sudah mengampuni. (1 Korintus 13:5) 3. Kalau kita tidak lagi menyimpan kebencian terhadap orang yang pernah melakukan kejahatan terhadap kita berarti kita sudah mengampuni. (1 Yohanes 4:20) 4. Kalau kita masih mengasihi orang yang pernah berbuat salah terhadap kita berarti kita sudah mengampuni. (1 Petrus 4:8) 5. Kalau kita sanggup bertemu, berberkata2, dan ramah terhadap orang yang pernah melukai hati kita berarti kita sudah mengampuni. (Efesus 4:32) 6. Kalau kita tidak gembira bila orang yang pernah membenci kita ditimpa musibah berarti kita sudah mengampuni. (Roma 12:15) 7. Kalau kita masih rela menolong orang yang pernah berbuat jahat terhadap kita bila ia susah dan memerlukan pertolongan berarti kita sudah mengampuni. (Galatia 6:2) Oke,,, Selidikilah hati kita saat ini ....
apakah kiata sudah benar mengampuni?


EH ternyata.......BELUM
walau tiap cerita kita penuh PENGAMPUNAN
walau tiap kebaktian kita bersaksi PENGAMPUNAN
walau setiap Khotbah PENGAMPUNAN

ASAL USUL VALENTIN

Asal Usul Hari Santo Valentine



Ditengah dunia yang semakin materialistis ini, umat manusia di seluruh dunia terserang virus pop culture dan mengikuti gaya hidup trend setter yang kadang-kadang berasal dari dunia industri. Orientasi mereka adalah bisnis dan bagaimana menjual serta meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Salah satu industri besar yang menjadi target para pebisnis adalah Hari Valetine yang jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahun. Perayaan ini dilakukan dengan mengirim bunga, permen, coklat, kartu, bahkan perhiasan yang mahal, kepada orang yang dikasihi. Perayaan ini menjadi incaran karena merupakan bisnis komersil raksasa penjualan bunga, permen, coklat, pakaian, perhiasan dan sebagainya. Namun tahukah anda bahwa asal-usul Hari Santo Valentine yang kelam ini berasal dari masa pra-Kristen (zaman paganisme) yang berhubungan dengan ketelanjangan (nudity) dan penderaan (menyakiti dengan cambuk). Sebelum anda ikut-ikutan merayakannya, ada baiknya anda mengetahui sejarahnya dan dari mana nama St. Valentine itu berasal.

Era Pra-Kristen
Pada masa Romawi kuno, tanggal 13, 14 dan 15 Februari dirayakan sebagai HariLupercalia, yaitu festival kesuburan penyembah berhala (pagan). Kelihatannya tanggal-tanggal ini menjadi dasar hari perayaan cinta-kasih. Menurut Noel Lenski, professor sastra Universitas Colorado di Boulder, yang menjadi narasumber di National Geographic, pria-pria muda akan bertelanjang bulat dan menggunakan cambuk dari kulit kambing atau anjing untuk mencambuki punggung wanita-wanita muda untuk meningkatkan kesuburan mereka. Ritual itu juga dipercayai dapat menangkal serangan serigala terhadap ternak dan untuk menghormati dewa kesuburan mereka. Ada kalangan yang meyakini Hari Valentine dirayakan pada pertengahan Februari untuk mengenang hari kematian St. Valentine – yang kemungkinan terjadi sekitar tahun 270 AD – namun ada juga yang mengklaim bahwa gereja Katolik kemungkinan memutuskan untuk menempatkan hari peringatan St. Valentine pada pertengahan Februari sebagai upaya untuk “mengkristenkan” perayaan pagan Lupercalia. Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari merupakan sebuah festival kesuburan yang dipersembahkan kepada Faunus, dewa pertanian Romawi, dan juga kepada pendiri Roma, Romulus and Remus.
Mengawali festival, para anggota Luperci, sebuah sekte pendeta Romawi, akan berkumpul di sebuah gua suci tempat dimana diyakini bayi Romulus dan Remus, para pendiri Roma, diasuh oleh seekor serigala betina atau Lupa. Pendeta-pendeta itu akan mengorbankan seekor kambing untuk kesuburan, dan seekor anjing untuk kemurnian. Mereka kemudian akan menguliti hewan itu, memotong-motong dagingnya dan mencelupkannya kedalam darah suci serta membawanya ke jalan-jalan dan memecutkan kulitnya kepada para wanita dan ladang-kebun tanaman. Wanita-wanita Romawi itu sama sekali tidak takut, namun malah antusias menyentuh kulit itu karena dipercayai akan membuat mereka lebih subur pada tahun mendatang. Menurut legenda kemudian semua wanita muda di kota itu akan menaruh nama mereka kedalam sebuah jambangan besar. Setiap pria bujangan kota itu akan memilih sebuah nama dan menjadi pasangan selama setahun dengan wanita yang dipilihnya tanpa ikatan pernikahan. Jika pasangan itu cocok, maka kemungkinan akan dilanjutkan dengan pernikahan sah.
Tiga nama Valentine yang dikaitkan dengan Hari Valentine
Sekitar Tahun 197 AD terdapat seorang Kristen bernama Valentine dari Terni mati martir karena keyakinannya pada masa Kaisar Aurelian. Sedikit sekali diketahui tentang kehidupannya, kecuali bahwa ia ditahbiskan sebagai Uskup Interamna (kini Terni) pada tahun 197 M dan wafat tidak lama kemudian. Rupanya ia dipenjarakan, disiksa dan dipenggal di Via Flaminia (Roma) atas perintah seorang gubernur Romawi yang dijuluki dengan nama yang ganjil, yaitu Placid Furius (‘Pemarah yang Kalem’). Menurut legenda, ia wafat pada 14 Februari, namun kelihatannya ini ditambahkan kemudian. Sekitar Tahun 289 AD dikisahkan St. Valentine adalah seorang rahib yang melayani di Roma pada abad ketiga. Kaisar yang berkuasa pada masa itu adalah Claudius II. Kaisar Claudius II berpendapat bahwa bahwa tentara bujangan lebih bagus daripada tentara yang menikah, sehingga ia melarang semua pria muda yang menjadi tentara untuk menikah. Valentine menentang putusan ini karena menurutnya tidak adil dan memilih tetap menikahkan pasangan muda secara rahasia. Ketika tindakannya ketahuan Kaisar, ia ditangkap dan dipenjarakan serta dihukum mati. Alkisah, pasangan-pasangan muda yang dinikahkan Valentine mengirimkan bunga dan surat kepada Valentine ketika mereka menjenguk dirinya di penjara. Legenda lain yang agak berbeda mengisahkan bahwa Valentine menolong orang-orang Kristen yang melarikan diri dari tahanan karena tidak tahan disiksa. Perbuatannya ini membuat dirinya ditangkap. Ketika dipenjara ia menobatkan kepala penjaranya karena menyembuhkan kebutaan puteri kepala penjara tersebut. Menurut versi yang muncul kemudian Valentine dikisahkan jatuh cinta kepada puteri kepala penjara itu. Sebelum dihukum mati, ia mengirim “surat valentine” pertama kepada kekasihnya dan menandainya dengan kata-kata “Dari Valentine-mu”. Kata-kata inilah yang ditiru dan digunakan dalam kartu Valentine. Nama Valentine dari Roma disebut-sebut wafat pada tanggal 14 Februari, ini adalah hal yang mustahil. Sekitar Tahun 496 AD Paus Gelasius yang memegang tahta kemudian menetapkan 14 Februari sebagai Hari St. Valentine, sebuah hari raya Katolik. Kelihatannya ini merupakan strategi kompromi “jika kamu tidak bisa mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka” terhadap festival paganism Lupercalia yang masih populer.

Tahun 1382
Geoffrey Chaucer menulis Parlement of Foules (atau “Parliament of Fowls”, secara literal berarti “parlemen unggas atau burung”), yang diterima luas sebagai hal pertama yang dikaitkan dengan Hari Valentine sebagai cinta yang romantis. Dalam merayakan pertunangan Richard II dari Inggris dan Anne dari Bohemia, ia menulis: “Karena ini adalah Hari Valentine/Saat setiap unggas keluar memilih pasangannya”. Namun diperkirakan hal tersebut merujuk ke tanggal 2 Mei, hari santo dalam kalender liturgis Valentine dari Genoa – yang lebih tepat merupakan musim kawin unggas di Inggris. Tahun 1400 pada Hari Valentine di Paris dibentuk Pengadilan Tinggi Cinta, yang khusus mengurus masalah perikatan: perjanjian pernikahan, perceraian, perselingkuhan, dan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Beberapa tahun kemudian, Charles, Duke dari Orleans (yang asli orang Perancis) menulis surat Valentine pertama yang tercatat dalam sejarah kepada kekasihnya ketika dipenjarakan di Menara London setelah tertangkap dalam Pertempuran Agincourt pada tahun 1415. Pada tahun 1601 popularitas Hari Valentine menjadi begitu merasuk kedalam pikiran masyarakat ketika muncul syair ratapan Ophelia didalam Hamlet karya William Shakespeare: “Esok adalah Hari Santo Valentine,/Saat pagi menjelang,/Dan aku gadismu ada di jendela,/Sebagai Valentine-mu .”
Pertengahan abad ke-18 trend saling mengirim surat cinta menjadi populer di Inggris, sebuah pembuka tradisi kartu Valentine yang kita kenal sekarang. Awalnya hanya berupa kertas digulung dan diikat dengan tali renda. Pada tahun 1797, terbit The Young Man’s Valentine Writer, yang menganjurkan tulisan pesan dan syair yang sesuai dalam kartu Valentine. Munculnya pelayanan pos menjadi lebih mudah dijangkau, sehingga pengiriman kartu Valentine tanpa nama dimungkinkan. Menjelang awal abad ke-19, kartu ini menjadi begitu populer sehingga pabrik-pabrik percetakan mulai melakukan produksi massal. Tahun 1847 mengikuti tradisi Inggris tersebut, Esther Howland dari Worcester, Massachusetts, mulai mencetak kartu – dengan menggunakan kertas renda yang baru ditemukan dan lebih murah – di Amerika Serikat. Tahun 1913 munculnya Hallmark Cards yang mencetak kartu Valentine pertamanya yang dirancang dengan mewah, mahal dan bergengsi. Kartu Hallmark menjadi simbol status kelas atas yang banyak menguras kantong para kekasih yang ingin menunjukkan gengsinya kepada kekasih atau calon kekasihnya. Cara pengungkapan perasaan dengan bertemu langsung dianggap kuno karena munculnya promosi kartu mewah dan mahal merek Hallmark ini. Mengirim kartu Valentine merek Hallmark dianggap lebih tinggi gengsinya daripada cara lain. Pada pertengahan 1980-ankomersialisasi berlanjut: melihat dampak penjualan coklat, bunga dan kartu pada Hari Valentine yang sangat dahsyat, industri berlian ikut ambil bagian dengan mempromosikan Hari Valentine sebagai saat yang tepat untuk memberikan perhiasan. Kekasih-kekasih digenjot gengsinya agar memberikan hadiah perhiasan mahal pada Hari Valentine. Promosi ini akhirnya menjadi “tradisi” bagi kalangan berduit. Tahun 2009 Hari Valentine menghasilkan penjualan retail sekitar $14.7 milyar (£9.2 milyar) di Amerika Serikat. Tahun 2010 diperkirakan 1 milyar kartu Valentine dikirim ke seluruh dunia, sehingga Hari Valentine menjadi perayaan No. 2 yang tertinggi pengiriman kartunya setelah Hari Natal. Penulis tidak menelusuri angka yang diperoleh pada tahun 2011-2014. Yang jelas tahun 2015 tak akan lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya.

Penutup
Barangkali kita tak akan pernah mengetahui jatidiri dan kisah sebenarnya dibalik orang-orang yang bernama St. Valentine, namun satu hal yang tak bisa dipungkiri, 14 Februari telah menjadi hari perayaan cinta-kasih para penyembah berhala (paganism), kemudian berlanjut pada masa keemasan gereja Katolik Abad Pertengahan. Secara faktual Hari Valentine menempati urutan ke-2 dalam record jumlah pengiriman kartu ucapan dibawah Hari Natal. Sebagai orang Kristen pencinta kebenaran apakah anda juga merayakan Hari Valentine setelah mengetahui asal-usul dan faktanya? Satu pribadi lagi yang mungkin ingin anda ketahui pada Hari Valentine, yaitu Cupid (kata Latin Cupido berarti hasrat atau napsu cinta). Dalam Mitologi Romawi, Cupid adalah putera Venus, dewi Cinta. Rekannya dalam mitologi Yunani adalah Eros. Cupid adalah dewa yang digambarkan sebagai anak nakal yang terbang kesana-kemari dengan sayap kecilnya dan memanahi dewa-dewi dan manusia sehingga mereka menjadi saling jatuh cinta. Percayakah anda pada dewa?

KASIH - KASIH TAK CUKUP DIBICARAKAN TETAPI HARUS DILAKUKAN.

1 Korintus 13:1-13

Tak Berhenti Bicara Kasih
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. 1 Korintus 13:13

Bpk.Ibu.Sdr.Sdri. Ytk.                    Hari valentine adalah hari yang membahagiakan bagi mereka yang sedang di mabuk asmara. Mengapa? Karena pada hari Valentine, mereka mendapatkan curahan kasih sayang yang terbaik dari pasangan masing-masing. Saling memberikan ucapan kasih dengan nada mesra, kado spesial, dan coklat yang manis menandakan indahnya cinta di antara mereka.
Namun seringkali, kasih sayang yang indah itu hanyalah di hari Valentine saja. Hari selanjutnya adalah hari yang biasa saja. Tiada ungkapan kasih sayang dan perhatian yang nyata. Yang ada adalah persaingan dan saling menonjolkan diri satu sama lain. Egois dan tidak pernah mau mengalah.

Hal yang sama terjadi di dalam jemaat Korintus. Sebagai jemaat mereka bertumbuh menjadi jemaat yang diberkati oleh Tuhan dengan karunia-karunia yang luar biasa. Hanya sayang, mereka tidak menggunakan semua karunia itu untuk kepentingan bersama tetapi untuk kepentingan diri sendiri.
Karena itu, tulisan tentang kasih ini diselipkan oleh Paulus di antara dua bagian firman Tuhan yang memberikan nasihat tentang karunia-karunia rohani. Paulus hendak menyatakan bahwa segala sesuatu, termasuk karunia yang luar biasa, akan sia-sia kalau tanpa kasih.

Di dalam 1 Korintus 13:1-13 ini, Paulus menekankan kasih yang nyata dan bukan maya, yang wujudnya melalui:

Pertama, kasih dari dalam hati. Kasih yang sejati adalah kasih yang murni dari dalam hati dan penuh ketulusan. Kasih memiliki motivasi yang murni atas apa pun yang kita lakukan. Walaupun tampaknya sudah memberi atau mengorbankan diri, tetapi tanpa kasih dari hati, tiada berarti.

Kedua, kasih dalam aksi. Kasih tanpa aksi atau bukti adalah omong kosong. Paulus menjelaskan tentang kasih tidak dengan teori tetapi dengan
aplikasi nyata kasih itu sendiri. Yohanes pun menyatakan, Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi
dengan perbuatan. (1Yoh. 3:18). Kasih nyata bukan sekadar ucapan atau kado semata, tetapi dengan bukti mau mengampuni dan mengasihi.

Ketiga, kasih tak pernah berhenti. Tiada yang dapat menghentikan kasih. Kasih selalu ada dan kekal sifatnya karena kasih berasal dari Allah.
Marilah kita saling mengasihi, tidak saling menonjolkan diri, dan janganlah egois.

KASIH TAK CUKUP DIBICARAKAN TETAPI HARUS DILAKUKAN.

Monday, 12 February 2018

Rumah bisa dipakai kegiatan keagamaan

Lukman menegaskan, bangsa Indonesia merupakan bangsa religius. Masyarakat tak bisa dipisahkan dengan aktivitas keagamaan. Oleh sebab itu, tidak mungkin melarang masyarakat melaksanakan kegiatan keagamaan di rumah.
"Kita mau masuk rumah saja berdoa, mau makan berdoa dan seterusnya. Maka, kan, ya itu tadi, kegiatan keagamaan di rumah tidak terhindarkan," lanjut dia.
Ia berharap masyarakat Indonesia mengerti hal ini.
Diberitakan, warga Kebon Baru RT 001, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, menolak kehadiran Biksu Mulyanto Nurhalim. Warga menuding sang biksu menyalahgunakan fungsi tempat tinggal menjadi tempat ibadah.

Kepala Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander mengatakan, rumah  Biksu Mulyanto memang sering dikunjungi umat Buddha dari luar kecamatan itu, terutama pada Sabtu dan Minggu. Umat Buddha datang ke sana untuk memberikan makanan kepada Biksu sekaligus meminta didoakan.
Meski demikian, melalui rapat musyawarah pimpinan kota (muspika) di Kecamatan Legok, persoalan tersebut sudah diselesaikan.
Salah satu kesepakatan yang dicapai adalah Biksu Mulyanto tidak diperbolehkan mempertontonkan ornamen yang menyerupai kegiatan ibadah umat Buddha. Semua ornamen itu wajib dimasukkan ke dalam rumah.

Sunday, 11 February 2018

KESEPAKATAN PEMUKA AGAMA INDONESIA

KESEPAKATAN PEMUKA AGAMA INDONESIA
Dengan Nama Tuhan Yang Maha Esa
I. PANDANGAN DAN SIKAP UMAT BERAGAMA
TENTANG NKRI YANG BERDASARKAN PANCASILA
1. Pemuka Agama di Indonesia meneguhkan kesepakatan para
pendiri bangsa, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI) yang berdasarkan Pancasila adalah bentuk terbaik dan
final bagi bangsa Indonesia dan oleh karena itu harus
dipertahankan keutuhannya.
2. Pemuka Agama di Indonesia meyakini bahwa Pancasila yang
menjadi dasar NKRI merupakan kenyataan historis, sosiologis,
antropologis, pengakuan teologis, dan kristalisasi nilai-nilai
agama. Indonesia adalah rumah bersama bagi semua elemen
bangsa Indonesia yang majemuk. Oleh karena itu, umat
beragama harus berkomitmen mempertahankan NKRI melalui
pengamalan sila-sila dalam Pancasila secara sungguh-sungguh
dan konsisten.
3. Pemuka Agama di Indonesia memandang bahwa semua upaya
yang ingin mengubah NKRI yang berdasarkan Pancasila
merupakan ancaman serius bagi eksistensi bangsa dan negara
Indonesia. Terhadap mereka yang ingin melakukan hal demikian
perlu dilakukan pendekatan yang dialogis dan persuasif melalui
pendidikan dan penyadaran untuk memahami dan menerima
NKRI berdasarkan Pancasila.


PERNYATAAN SIKAP KASUS PENYERANGAN DI GEREJA STASI BEDOG Minggu, 11 Februari 2018

Salam Indonesia!
Pagi ini, 11 Februari 2018, pukul 07.30 di Gereja Stasi Santa Lidwina Bedog, Paroki
Kumetiran, Yogyakarta telah terjadi peristiwa penyerangan oleh seseorang pada perayaan ekaristi
Minggu pagi. Gereja ini terletak di Jalan Jambon Trihanggo No. 3, Gamping, Trihanggo, Sleman,
Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasi ini menajdi bagian dari Paroki Hati Santa
Perawan Maria Tak Bercela Kumetiran, Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Peristiwa pagi ini menambah duka kita semua di tengah keprihatinan bersama atas situasi
Yogyakarta beberapa waktu terakhir ini. Melihat perkembangan yang terjadi menjadi perlu bagi
kami untuk menyampaikan hal-hal berikut ini:
1. Gereja Katolik ikut berduka dan bersolidaritas bagi segenap umat, aparat, dan Romo Karl
Edmund Prier, SJ yang mengalami luka-luka dalam peristiwa ini. Kami berdoa semoga para
korban dapat segera pulih seperti sedia kala.
2. Kami mengapresiasi kesiapsiagaan umat Katolik Stasi Lidwina Bedog dan warga masyarakat
sekitar sehingga pelaku dapat dilokalisir di dalam Gereja sehingga tidak menimbulkan
korban lebih jauh.
3. Kami juga mengapresiasi kesiapsiagaan aparat setempat yang segera dapat melumpuhkan
pelaku di lokasi sehingga situasi keamanan dapat kembali dipulihkan.
4. Kami mengutuk keras atas terjadinya peristiwa kekerasan di saat perayaan ekaristi ini.
Ekaristi adalah perayaan puncak dalam Gereja Katolik. Perayaan ini adalah perayaan ibadat
internal Gereja Katolik. Di dalamnya segenap umat merayakan karya penyelamatan Kristus
sendiri. Di situ Gereja Katolik bersyukur, mempelajari kitab suci, dan yang paling utama
mengalami perjumpaan dengan Allah sendiri melalui komuni suci.
5. Kami mendesak agar aparat keamanan negara dan pelayan publik agar memberi
perlindungan kepada segenap umat Stasi Bedog agar dapat kembali menjalankan
ibadatnya tanpa gangguan sebagaimana rutin mereka selenggarakan, baik di bangunan
gereja stasi maupun di tengah umat.
6. Kami menyerukan kepada aparat keamanan dari daerah hingga ke pusat:
a. Mendesak kepada segenap aparat keamanan agar bisa mengusut kasus ini hingga
tuntas dan menyelidiki sampai ke akar-akarnya, serta membawanya ke muka
pengadilan agar mendapat hukuman yang setimpal.


Etika Kerukunan Penting Ditaati Umat Beragama


Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi rumusan pandangan dan sikap pemuka agama tentang etika kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, rumusan tersebut penting ditaati oleh umat beragama.
"Saya amat bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas rumusan tersebut," terang Menag usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima para pemuka agama di Istana Bogor, Sabtu (10/02).
"Rumusan etika tersebut yang dirumuskan sendiri oleh para pemuka agama amat penting untuk ditaati oleh setiap umat beragama dalam menjalani kehidupan kemasyarakatan di tengah kemajemukan kita," lanjutnya.
Tokoh Agama berkumpul dalam Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa. Kegiatan yang diikuti 250 pemuka agama dari berbagai daerah di Indonesia ini ditutup siang tadi.  Sore ini, mereka  diterima Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.
Ikut mendampingi Presiden saat menerima para tokoh agama, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar-agama dan Peradaban Din Syamsuddin.
Menurut Menag, ada enam point penting yang telah dirumuskan. Rumusan itu menitikberatkan pada pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama.
"Rumusan ini penting dipahami dan ditaati dalam menjaga kerukunan Indonesia yang majemuk," tegasnya.
Berikut ini enam rumusan Pandangan dan Sikap Umat Beragama tentang Etika Kerukunan Antar Umat Beragama:
1. Setiap pemeluk agama memandang pemeluk agama lain sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan dan saudara sebangsa.
2. Setiap pemeluk agama memperlakukan pemeluk agama lain dengan niat dan sikap baik, empati, penuh kasih sayang, dan sikap saling menghormati.
3. Setiap pemeluk agama bersama pemeluk agama lain mengembangkan dialog dan kerjasama kemanusiaan untuk kemajuan bangsa.
4. Setiap pemeluk agama tidak memandang agama orang lain dari sudut pandangnya sendiri dan tidak mencampuri urusan internal agama lain.
5. Setiap pemeluk agama menerima dan menghormati persamaan dan perbedaan masing-masing agama dan tidak mencampuri wilayah doktrin/akidah/keyakinan dan praktik peribadatan agama lain.
6. Setiap pemeluk agama berkomitmen bahwa kerukunan antar umat beragama tidak menghalangi penyiaran agama, dan penyiaran agama tidak menggangu kerukunan antar umat beragama

Sumber kementerian agama

Thursday, 8 February 2018

Cinta abadi itu HOAX...

Kita aeribg berpikir bahwa  cinta sejati adalah cinta yang bbahagia selamanya. Kita menikah berdasarkan cinta sejati. Kita akan bergerak melintasi negara berdasarkan cinta. Apa ini "cinta" dan mengapa hal itu mengendalikan kita?

Psikolog Barbara Fredrickson, dalam bukunya ve 2.0: Finding Happiness and Health in Moments of Connection
menyatakan bahwa menurut ilmu pengetahuan tidak ada yang namanya cinta abadi. 

Penelitiannya membuktikan dari tingkat biologis dan psikologis bahwa cinta tidak dan tidak dapat menjadi emosi yang terus-menerus hadir. Cinta adalah "momen mikro" koneksi positif. Saat mikro, seperti kedengarannya, adalah waktu yang agak singkat ketika Anda memikirkan keputusan di atas yang kami buat berdasarkan cinta.

Sebagian alasan bahwa saat-saat mikro begitu kuat adalah karena secara harfiah mengubah susunan dan fungsi kimia otak kita. Kedua belah pihak menjadi kebanjiran emosi positif. Sementara saat-saat koneksi ini perlu dilakukan dengan kehadiran orang lain, hal itu tidak terjadi tanpa kontak tatap muka, hal itu dapat terjadi dalam berbagai cara dan dengan berbagai orang. Anda bisa merasakan cinta saat berhubungan dengan bayi atau anak Anda. Saat keluar untuk makan siang bersama teman dalam percakapan mendalam dan saat Anda sedang menikmati tarian yang lamban.

Jadi cinta bukanlah emosi selamanya? Apa yang membunuh buzz Sebenarnya justru sebaliknya. Cinta yang didefinisikan dengan cara ini menawarkan harapan, sukacita dan kesuksesan yang dapat dicapai bagi mereka yang mencoba menghidupkan kembali hubungan cinta yang retak, tertekan atau bosan. Ini menempatkan cinta kembali ke kehidupan orang-orang yang lajang, bercerai atau janda. Kita semua bisa mengalami cinta setiap hari!Cinta dibangun pada saat ada hubungan.

Bagaimana Anda bisa menggunakannya untuk memiliki kehidupan yang lebih baik? Mulai dengarkan mereka yang ingin kita cintai. Benar-benar mendengarkan dengan sepenuh hati, hadir, tanpa penilaian, gangguan atau permintaan saat dalam percakapan. Ajukan pertanyaan yang memperdalam percakapan.Jika Anda "jatuh cinta" dengan pasangan Anda, ambillah dengan hati! Mulailah melakukan tindakan cinta. Ingat bagaimana Anda berbicara satu sama lain dan melakukan hal-hal satu sama lain saat berkencan? Mulai berkencan!

Tindakan cinta kecil setiap hari akan membangun pengaman sehingga pada saat sulit, dan mereka bisa, Anda akan memiliki cadangan dan akan memiliki kekuatan dan keinginan untuk bergerak melewati masa-masa sulit bersama. Pada hari pernikahan kami, kami yakin bisa mengalahkan peluang, namun tingkat perceraian masih melayang sekitar 50%! Tak satu pun dari kita berharap bahwa kita akan menjadi orang yang membuat keputusan untuk memisahkan keluarga, namun hal itu terjadi ... setiap hari! Mulailah dengan sengaja berinvestasi ke keluarga Anda dengan menawarkan tindakan dan momen cinta saat ini.Dibutuhkan usaha untuk bergerak menuju yang lain.

 

Wednesday, 7 February 2018

Doa Makan Terbaik



https://youtu.be/JyDcoJNlPR0

Thursday, 1 February 2018

MENGHASILKAN BUAH YANG BAiK


*Matius 7:16-19*
*Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.*

Shalom Keluarga Yesus, firman Tuhan katakan bahwa tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, atau pun pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang baik.

*Apakah artinya ?* 

Orang yang hatinya jahat tidaklah mungkin ia mengeluarkan buah-buah yang baik melalui kelakuan hidup hariannya. Baik dalam keluarganya, apa lagi terhadap orang luar. Bagaimana pun ia menyembunyikan tabiatnya, pasti akan ketahuan bahkan akan  kelihatan juga akhirnya. Mungkin melalui  cara pergaulannya, tutur katanya, cara kerjanya, kesetiaannya, atau tingkahlakunya  dsb.

Manakala orang yang hatinya baik pun akan segera diketahui melalui tingkahlaku hidup sehari- harinya, terutama dengan bagaimana hubungan kasihnya terhadap orang lain. Ia malah senantiasa berusaha melakukan yang terbaik terhadap orang lain. Suka memberi kepada yang berkekurangan, suka menolong orang yang susah, suka menghibur, mendoakan dan mendorong orang yang putus asa dan lemah, dan senantiasa berusaha hidup berbelaskasihan. Inilah buah-buah hidup dari orang yang memiliki hati yang baik dihadapan Tuhan.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita memiliki hati yang baik? Apakah buktinya kita memiliki hati yang baik? Apakah yang telah kita perbuat dengan orang lain? Menghibur, menolong, memberi, atau sebaliknya memfitnah, membenci, memarahi? Waspadalah  bila selama ini hidup kita belum menghasilkan buah-buah yang baik, karena Firman Tuhan katakan bahwa setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik pasti akan ditebang dan dibuang ke dalam api.🔥🔥

*APAKAH RESPON KITA ?*

Bertobatlah dari niat hati yang jahat, dan milikilah hati yang baik hari ini, maka kita akan menghasilkan buah yang baik melalui tingkah laku kehidupan sehari hari kita dihadapan Tuhan dan dihadapan sesama manusia.
👌👍🍇🍎🍑🍒🍊
Selamat beraktivitas
Tuhan buat berhasil
Kasih kemuarahan Tuhan selalu dilimpahkan
Tuhan Yesus Memberkati
Amin
Imanuel
🙏😇🙏👨‍👩‍👧‍👦🙏💒🙏🇮🇩🙏
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈

TANDA TANDA ORANG KRISTEN YANG SEDANG UNDUR

Orang-orang Kristen yang sedang undur dapat ditemukan di mana-mana. Mereka ada di dalam gereja dan di luar gereja. Mereka ada di bangku gereja dan di mimbar. Mereka mengajar sekolah minggu. Mereka mengetahui kegiatan-kegiatan di gereja. Jumlah mereka sebanyak orang-orang Kristen sejati. Pengaruh mereka pun mengimbangi pengaruh orang Kristen sejati. Walaupun tidak semua orang yang sedang undur mempunyai ciri-ciri yang sama, tanda-tanda kemunduran itu dapat dengan mudah terlihat dari kehidupan mereka.

Tanda-tanda tersebut perlu kita perhatikan:

1. BILA DOA TIDAK LAGI MENJADI BAGIAN YANG TERPENTING DALAM KEHIDUPAN SAUDARA SEBAGAI SEORANG KRISTEN, itu tandanya saudara sedang undur.

2. BILA SAUDARA TIDAK LAGI MEMPELAJARI ATAU MENEKUNI ALKITAB,  DAN SUDAH CUKUP PUAS DENGAN APA YANG SUDAH DIKETAHUI TENTANG ALKITAB, itu tandanya saudara sedang undur.

3. BILA PENGETAHUAN ALKITAB YANG SAUDARA MILIKI HANYA DIPERLAKUKAN SEBAGAI PENGETAHUAN BELAKA,  TIDAK DITERAPKAN KEDALAM KEHIDUPAN SEHARI- HARI,  itu tandanya saudara sedang undur.

4. BILA PIKIRAN SAUDARA TIDAK LAGI TERPUSAT PADA PERKARA - PERKARA ROHANI YANG BERNILAI KEKAL,  ITU MERUPAKAN TANDA PERINGATAN BAHWA SAUDARA SEDANG UNDUR.

5. KALAU KEBAKTIAN - KEBAKTIAN DI GEREJA TIDAK LAGI MENGGUGAH HATI SAUDARA, ada kemungkinan saudara sedang undur.

6. BILA DISKUSI TENTANG HAL - HAL ROHANI MENJADI SESUATU YANG MENGANCAM KENYAMANAN DIRI SAUDARA, itu tandanya saudara sedang undur.

7. BILA KEGIATAN OLAHRAGA,  REKREASI,  ACARA HIBURAN DAN LAINNYA MENJADI SESUATU YANG MENDOMINASI DALAM KEHIDUPAN SAUDARA , sudah dapat dipastikan bahwa saudara sedang undur.

8. BILA SAUDARA MELAKUKAN DOSA,  TERMASUK YANG SAUDARA LAKUKAN DI ALAM PIKIRAN SAUDARA,  TETAPI HATI NURANI SAUDARA TIDAK GELISAH DIBUATNYA, maka sudah pasti saudara sedang undur.

9. BILA KEINGINAN UNTUK MENJALANI HIDUP KUDUS TIDAK LAGI MENGUASAI HIDUP DAN PIKIRAN SAUDARA, maka saudara sedang undur.

10. KALAU HAL MENIMBUN HARTA MENDOMINASI PIKIRAN SAUDARA, jelaslah saudara sedang undur.

11. KALAU SAUDARA SUDAH TERBIASA MENYANYIKAN LAGU - LAGU ROHANI TANPA MENJIWAI KATA- KATANYA, yakinlah saudara sedang undur.

12. KALAU SAUDARA TIDAK BERKEBERATAN MENDENGAR NAMA TUHAN DISEBUT DENGAN SEMBARANGAN,  HAL HAL ROHANI DIPERMAINKAN, DAN TIDAK MARAH DIBUATNYA SERTA TIDAK MENGAMBIL TINDAKAN APA APA, saudara sedang undur.

Mari kenali diri anda!!!

TUHAN YESUS Memberkati.

IMMANUEL.